Senin, 08 Juli 2019

Aku Ingin Pulang

Perlahan ku buka mata ini
Tak ada sinar yang masuk ke netra mata
Tubuh ini hanya dapat merasakan dingin
Hidung ini hanya dapat mencium bau tanah yang basah
Mencoba berteriak tapi tak ada satu pun kata yang keluar
Tanpa terasa air mata ku telah membasahi pipi ini
Hanya kegelapan yang ku lihat
Mulut ini mencoba merapalkan doa-doa
Memohon petunjuk Sang Kuasa
Tuhan aku di mana?
Aku takut Tuhan
Tuhan mengapa semua gelap?
Mengapa dada ini terasa sesak?
Tuhan aku ingin pulang
Tuhan…
Aku mohon
Aku ingin pulang
Aku tak tahu ini di mana
Tuhan…
Tolong…

8 Juli 2019
Senja Timur

Jumat, 19 April 2019

Terima Kasih

Bagai angin yang datang dan pergi
Yang memberikan kesejukan sesaat
Seperti itulah kamu
Datang tanpa kabar dan pulang tanpa pamit
Yang memberik secerca harapan
Hanya sebuah ilusi sesaat
Terima kasih
Setidaknya kau membuatku sadar
Tuhan masih sayang padaku
Setidaknya kau tau
Bahwa aku baik-baik saja
Tanpa adanya kamu
Walaupun diri ini hancur
Terima kasih
Sampai jumpa



19 April 2019
Senja Timur

Rabu, 06 Maret 2019

Berhentilah

Berhentilah jika kau lelah
Tak masalah untuk berhenti sejenak
Jangan kau paksa
Tak ada orang yang tau akan rasamu
Bernafaslah perlahan
Walau sesak, nikmatilah rasa sesak itu selagi kau bisa
Hiruplah perlahan oksigen di sekitarmu
Buanglah perlahan dan rasakan nikmat yang ada
Kau pikirkan beban yang sedang kau emben terlepas perlahan
Bersama dengan udara yang kau hempaskan
Jangan kau paksa
Semua adalah cara Tuhan menjadikan kita kuat
Jangan kau takut
Percayalah Tuhan selalu ada menyertai langkahmu
Beristirhatlah
Tak apa
Jangan kau dengar suara-suara sumbang yang ada
Tulikan pendengaranmu dari suara-suara sumbang itu
Karena mereka tidak tau apa-apa tentangmu

Minggu, 20 Januari 2019

KOTA INI TELAH MATI

Kota ini telah mati
Tak ada lagi rasa belas kasih
Kota ini telah menjelma bagai monster
Tek henti-hentinya membangun harapan ilusi
Merangkai kata demi kata
Hanya untuk memanipulasi
Para peri yang dulu tinggal
Telah berubah menjadi monster yang haus kuasa
Kehidulan nan damai dalam waktu sekejap lenyal
Hanya tersisa butiran debu
Yang terombang-ambing tertiup angin
Kota ini telah MATI!!!


Oleh. Gita Puspitasari

Jumat, 18 Januari 2019

Kelas Sosial



 
Begitu menggelikan manusia saat ini
Mereka sangat menghambakan kelas sosial
Tak peduli akan darah yang mengalir dalam tubuh ini
Kalau kelas sosial sudah beda
Semua menjadi sosok asing tak saling kenal
Kelas sosial membuat orang buta akan keadaan sekitar
Selalu menilai semua dari luar saja
Tanpa mengetahui dalamnya
Benar-benar manusia saat ini telah buta
Sebegitu mereka menghambakan
Tanpa peduli
Menutup mata, hati, dan telinga
Yang terpikir hanya
Bagaimana dikenal?
Bagaimana dihormati?
Bagaimana disanjung?
Bagaimana ditakuti?
Serta bagaimana menjadi bahwa diri sendiri selalu benar
Tanpa mau menerima kritik dan saran
Sungguh manusia sudah tidak waras
GILA

Oleh. Gita Puspitasari

Pesakitan



tak tahu apa yang terjadi
tak tahu apa yang telah diperbuat
tak tahu di mana letak salah
entah Tuhan telah menguji atau takdir sedang senang dengan semua ini
seakan dunia memintaku menjadi seorang pesakitan
semua yang terlihat dekat dan nyaman
namun begitu sakit
semua yang terlihat jauh
namun sangat nyaman dan menenangkan
semua ilusi-ilusi telah dipermainkan
mencoba membuat permainan
yang entah bagaimana akhirnya
sakit ini tak terlihat
karena semua telah tertutupi oleh topeng indah itu
topeng yang akan selalu menjadi teman
ah…
sungguh ingin terbebas dari pesakitan ini
tapi tak tau bagaimana caranya

Oleh. Gita Puspitasari

Senin, 24 Desember 2018

PULANG



Sebuah kata yang terbuntuk oleh morfem p, u, l, a, n, dan g
Morfem-morfem itu mengalami proses morfologis sehingga terbentuklah kata pulang
Pulang sebuah kata yang memiliki baknya makna
Baik makna secara harfiah atau istilah
Pulang
Setiap insan memiliki makna pulang tersendiri
Sesuai dengan konteks dan pengguna kata pulang itu sendiri
Dan sampai saat ini saya belum memiliki makna pulang

PRAMUKA


Pasukan Para Muka Kambing? Pasukan berpakaian coklat-coklat? Pasukan jarang mandi? Ya itu beberapa anggapan sebagian masyarakat dari kepanjangan pramuka. Mereka beranggapan pramuka hanyalah sebuah oraganisasi taman bermain yang hanya bisa bernyanyi dan tepuk-tepuk saja. Bagi masyarakat pramuka adalah organisasi untuk anak-anak kecil saja atau sekolah saja. Itulah beberapa anggapan tentang pramuka yang sudah menjamur di masyarakat kita saat ini.
      Pramuka merukapan singkatan dari Praja Muda Karana. Praja Muda Karana memiliki arti rakyat muda yang suka berkarya. Pramuka adalah semua anggota gerakan Pramuka Indonesia yang terdiri dari beberapa tingkatan, mulai dari Pramuka Siaga, Penggalang, Penegak, dan Pandega. Usia untuk masing-masing tingkatan sebagai berikut:
·         Siaga usia 7-10 tahun
·         Penggalang usia 11-15 tahun
·         Penegak usia 16-20 tahun
·         Pandega usia 21-25 tahun
      Sedangkan gerakan pramuka adalah suatu organisasi pendidikan non formal yang menjadi wadah dalam melaksanakan pendidikan kepanduan. Kegiatan pramuka biasanya dilakukan di luar ruangan terutama di alam terbuka dimana terdapat aktivitas yang menyenangkan, menarik, sehat, terarah, sesuai dengan prinsip dasar dan metode kepramukaan.
      Gerakan pramuka atau kepanduan (Boy Scout) pertama kali dipelopori oleh Robert Stephenson Smyth Baden-Powell atau yang lebih dikenal dengan Lord Baden-Powell. Lord Baden Powell merupakan seorang mantan tentara Inggris yang sejak kecil menyukai kegiatan di luar ruangan. Lord Baden Powell adalah bapak pandu dunia. Baden Powell menuliskan pengalaman dalam pembinaan remaja di negara lnggris, yang kemudian tumbuh berkembang menjadi gerakan kepanduan (kepramukaan).
      Ide Baden Powell dituliskan dalam buku Scouting for Boys yang menyebar seluruh dunia termasuk ke Belanda dengan nama Padvinder. Ide ini dibawa oleh Belanda ke Indonesia. Kemudian didirikanlah NIPV (Nederland Indische Padvinders Vereeniging atau Persatuan Pandu-Pandu Hindia Belanda).
      Perkembangan Pramuka Indonesia terjadi pada tiga periode, yaitu mulai dari masa penjajahan Belanda, masa penjajahan Jepang, dan pasca kemerdekaan Indonesia. Gerakan Pramuka Indonesia lahir pada tahun 1961, merujuk pada Keppres RI No. 112 Tahun 1961 tanggal 5 April 1961, tentang Panitia Pembantu Pelaksana Pembentukan Gerakan Pramuka. Organisasi kepanduan ini kemudian diperkenalkan secara resmi kepada masyarakat Indonesia pada 14 Agustus 1961, tak lama setelah Presiden RI memberikan anugrah Panji Gerakan Pramuka melalui Keppres RI Nomor 448 Tahun 1961. Sejak saat itu, tanggal 14 Agustus dianggap sebagai Hari Ulang Tahun Gerakan Pramuka dan diperingati setiap tahun hingga saat ini.
      Gerakana pemukan ini memiliki tujuan untuk membentuk karakter atau kepribadian dan akhlak yang mulia bagi generasi muda; menanamkan rasa cinta tanah air dan bangsa dalam generasi muda; dan menggali potensi diri serta keterampilan para generasi muda sehingga menjadi individu yang bermanfaat bagi masyarakta dan negara.
      Gerakan pramuka tidak seburuk yang masyarakat kira. Gerkan pramuka sangatlah bagus untuk mendidik dan membentuk karakter generasi muda. Kegiatan yang ada dalam pramuka sangat bermanfaat. Jadi kita janganlah melihat sesuatu dari luarnya saja dan menelan mentah-mentah apa yang orang bilang.
By GP 251218

Jumat, 23 November 2018

MENJADI TANGGUH




Menjadi tangguh
Bukan berarti kita tidak boleh bersedih
Sedih taka pa
Asal tau batas
Menjadi tangguh
Bukan berarti kita tak perlu orang lain
Kita manusia
Tentu kita membutuhkan orang lain
Namun kita harus tau batas
Menjadi tangguh
Bukan berarti kita egois
Kita juga harus melihat sekitar
Menjadi tangguh
Bukanlah suatu keharusan
Tapi itu adalah pilihan
Menjadi tangguh
Bukan berarti kita menjadi orang lain
Tapi kita tetap menjadi diri kita sendiri

By. Gita
23112018

AKU DAN KAU



Aku dan kau
Sama-sama terdiri dari tiga fonem
Fonem a
Fonem k
Fonem u
Hanya peletakan fonem  a dan k yang tertukar
Aku dan kau
Sama-sama manusia
Aku dan kau
Kita itu beda
Aku dengan segala sifatku
Dan kau dengan segala sifatku
Kita adalah manusia yang beda
Jangan kau samakan aku dengan kau


By. Gita
23112018

Minggu, 18 November 2018

RUSUNAWA UNDIP




Rusunawa UNDIP adalah rumah susun sederhana milik Universitas Diponegoro. Rusunawa UNDIP merupakan rumah susun subsidi pemerintah di lingkup pendidikan. Rusunawa UNDIP dikelola langsung oleh UNDIP. Rusunawa UNDIP terletak di jalan Prof Sudarto, S.H kecamatan Tembalang, Semarang. Rusunawa dekat dengan stadion dan waduk UNDIP.
Rusunawa UNDIP diperuntukan untuk mahasiswa UNDIP. Saat ini rusunawa UNDIP memiliki 5 gedung, yaitu gedung A, B, C, D, dan E. Gedung A dan B diperuntukkan untuk penghuni cowok. Sedangkan gedung C,D, dan E diperuntukan untuk penghuni cewek. Gedung A, B, C, dan D memiliki 4 lantai. Lantai 1 digunakan untuk penerimaan tamu bagi penghuni, belajar kelompok, dan kegiatan lainnya.  Lantai 2 sampai 4 digunakan untuk hunian mahasiswa. Gedung E memiliki 5 lantai, semua lantai di gedung E digunakan untuk hunian. Rusunawa UNDIP memiliki kamar yang kamar mandi dalam dan kamar mandi luar. Gedung A kamar mandi luar, sedangkan gedung B, C, D, dan E kamar mandi dalam. Setiap lantai terdiri dari 32 kamar.
Rusunawa UNDIP memiliki fasilitas umum dan fasilitas kamar. Fasilitas umum di rusunawa UNDIP seperti parkir luas, keamana, corner yang terletak dilantai 1 (gedung ABCD), sumur, wifi setiap lantai, taman, aula, kantin, mushola, lapangan voli, dan lapangan tennis. Fasilitas kamar di rusunawa UNDIP seperti kamar mandi, WC, dapur mini, tempat tidur, kasur, lemari, meja belajar, tempat jemur pakaian, dan listrik 900 watt. Setiap kamar dihuni dua orang. Tamu penghuni rusunawa tidak diperbolehkan naik ke kamar kecuali keluarga.
Biaya sewa rusunawa UNDIP untuk gedung A Rp 600.000,-/kamar, untuk gedung B, C, dan D Rp 700.000,-/kamar. Biaya sewa untuk gedung E berbeda dengan gedung lain. Biaya sewa gedung E untuk lantai 3-5 Rp 700.000,-/kamar, lantai 2 Rp 800.000,-/kamar, dan lantai 1 Rp 900.000,-/kamar. Pembayaran sewa rusuwana UNDIP dilakukan per tahun dan melalui teler bank Mandiri. Cara mendaftar untuk menjadi penghuni rusunawa UNDIP bisa langsung saja ke BP rusunawa UNDIP yang terletak lantai 1 gedung A. Persyaratan untuk menjadi penghuni rusunawa UNDIP adalah mahasiswa UNDIP, fc KTM, dan mengisi formulir yang disediakan. Rusunawa UNDIP merupakan hunian yang sangat terjangkau kantong mahasiswa, aman, dan memiliki fasilitas yang lengkap.